pph pasal 21

Penghasilan PPh 21

Pengertian PPh Pasal 21 PPh pasal 21 merupakan pajak penghasilan yang dipungut sehubungan dengan pekerjaan jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh wajib pajak orang pribadi merupakan pajak atas penghasilan atas gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa dan Read more…

Contoh:: Proposal Skripsi Ekonomi | Manejeman | SDM | Pemasaran

Contoh Proposal Skripsi Ekonomi | Manejeman |Pemasaran

contoh proposal skripsi

ANALISIS PENGARUH JUMLAH PAJAK TERDAFTAR TERHADAP PENERIMAAN PAJAK DALAM PROGRAM EKSITENSIFIKASI PAJAK

 

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang.

Contoh Proposal skripsi ekonomi– Berbagai Kebijalakan pemerintah untuk meningkatkan penerrimaan negara dari sektor pajak terus digulirkan. Pajak merupakan sumber Penerimaan negara yang digunakan untuk membiayai pengeluaran rutin dan membiayai pembangunan yang berguna bagi kepentingan bersama dengan tujuan untuk menciptakan kehidupan masyarakan menuju kesejahteraan. Untuk memenuhi meningkatnya peranan pajak dalam pembiayaan negara, upaya ekstensifikasi dan intensifikasi pajak diupayakan seoptimal mungkin dengan mengintegrasikan dan meningkatkan kegiatan penyuluhan,  pelayanan serta penegakan hukum.

Ekstensifikasi pajak adalah usaha untuk meningkatkan penerimaan pajak dengan cara meningkatkan jumlah Wajib Pajak terdaftar. Sedangka intensifikasi pajak merupakan usaha untuk meningkatkan penerimaan pajak dengan cara menggali pajak dari wahjib pajak itu sendiri. Eksitensifikasi dan intensifikasi seharusnya sama sekali tidak membebankan wajib pajak dengan jumlah pajak yang lebih besar dari yang seharusnya terutang berdasarkan peraturan, melainkan upaya untuk menumbuhkan kesadaran berpajak bagi mereka yang telah menerima penghasilan diatas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) dengan mendaftarkan dan memperoleh NPWP serta membayar dan melaporkan secara jujur berapa pajak terhutang.

Langkah eksitensifikasi diarahka pada upaya-upaya menjangkau potensi pajak yang belum terjangkau selama ini. Upaya eksitensifikasi ini diarahkan tepan sasaran, yaitu mereka yang telah ditentukan oleh peraturan perundang-undangan perpajakan melalui kewajiban pajak tetapi belum atau tidak mendaftarkan diri sebagai wajib pajak.

Berdasarkan pasal 2 angka 4 undang-undang No 6 tahun 1983 Jo undang-undang No 8 tahun 1994 Jo undang-undang No 16 tahun 2000 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan (KUP) diatur bahwa, wajib pajak yang tidak memenuhi kewajibannya untuk mendaftarkan diri dan diterbitkan NPWP secara jabatan. Hal ini dapat dilakukan apabila berdasarkan data yang diperoleh atau dimiliki ditjen pajak ternyata orang pribadi telah memenuhi syarat untuk memperoleh NPWP.

Menurut keputusan menteri keuangan Republik Indonesia No.94/KMK/01/1994 tanggal 29 maret tetang organisasi dan tata kerja ditjen pajak pasal  273 pasal 276 menyatakan bahwa seksi pengolahan data dan informasi (PDI) melalui sub seksi penggalian potensi pajak dan eksitensifikasi wajib pajak (P3EWP) yang ada pada setiap kantor pelayan pajak mempunyai peranan yang sangat strategis dalam rangka penggalian potensi pajak dan Eksitensifikasi wajib pajak. Program eksitensi pajak dilakukan dengan pencarian data tentang wajib pajak – Wajib pajak yang baru maupun wajib pajak yang telah terdaftar namun tidak melakukan kewajiban perpajakannya.

Program ekstensifikasi yang dilakukan oleh seksi PDI KPP Jakarta Kebayoran  Baru Satu selama ini telah membuktikan tejadinya peningkatan jumlah wajib pajak yang terdaftar, baik wajib pajak orang pribadi maupun wajib pajak badan. Pada tahun 2001 jumlah wajib pajak yang terdaftar 19.771, hal ini menunjukkan sebesar 9,63% bila dibandingkan dengan tahun 2000 yang hanya 18.304. Kenaikan jumlah wajib pajak terdaftar telah meningkatkan penerimaan pajak pada tahun 2001 sebesar Rp.989.803.000.000 dari tahun 2000 yang hanya sebesar Rp.867308.000.000, ini berarti tejadi kenaikan pajak pada tahun 2001 sebesar 14, 121%  atau 122.495.000.000. Hal yang sama juga terjadi pada tahun 2002, dengan jumah wajib pajak yang terdaftar 22.417 yang berarti terjadi kenaikan sebesar 13,38% bila dibandingkan dengan tahun 2001. Penerimaan pajak pada KPP kebayoran baru satu tahun 2002 adalah sebesar Rp.1.054.164.000.000 ( adanya kenaikan  6,50% atau sebesar Rp. 64.361.000.000) dari tahun sebelumnya.Contoh proposal skripsi

Berdasarkan latar belakang diatas, terlihat bahwa program ekstensifikasi pajak yang dilakukan oleh KPP bertujuan untuk meningkatkan penerimaan pajak. Maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Analisis Pengaruh Jumlah Pajak Terdaftar Terhadap Penerimaan Pajak Dalam Program Eksitensifikasi Pajak (Studi Kasus KPP Jakarta Kebayoran Baru Satu).

  1. Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakan diatas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah Peningkatan Jumlah Wajib Pajak terdaftar berpengaruh terhadap penerimaan pajak?”

  1. Tujuan dan Kegunan Penelitian

Tujuan penelitian.

                Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peningkatan jumlah wajib pajak terdaftar terhadap penerimaan pajak di KPP jakarta kebayoran Baru satu.

Kegunaan Penelitian

  1. Bagi Penulis.

Penulis sendiri sangat berharap dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama mengikuti perkuliahan. Selain itu juga, penelitian ini juga merupakan prasyarat guna memperoleh gelar sarjana ekonomi yang jurusan Akuntasi Fakultas Ekonomi, disekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ahmd Dahlan Jakarta.

  1. Bagi KPP

Dengan penelitian ini KPP jakarta kebayoran Baru satu Khususnya dapat lebih mengoftimalkan upaya-upaya untuk menggali potensi pajak, dengan harapan dapat meningkatkan penerimaan pajak.

  1. Bagi Masyarakat.

Penulis berharap dapat memberikan gambaran betapa pentingnya penerimaan  negara dari sektor pajak  yang digunakan untuk pembangunan sarana dan prasarana, sehingga lebih meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan kewajiban pajak. (more…)

contoh daftar pustaka

Daftar Pustaka

Pengertian Daftar Pustaka Daftar pustaka secara sederhana dapat dikatakan sebagai sumber atau rujukan dalam sebuah karya ilmiah. Daftar pustaka diperlukan untuk karya ilmiah seperti tugas kuliah (makalah, skripsi, tesis, disertasi) maupun jenis karya ilmiah lainnya. Secara singkat daftar pustaka adalah semua kalimat atau paragraf yang bukan berasal dari ide/tulisan sendiri. Read more…

Daftar Isi

Dalam pembuatan sebuah karya tulis seperti skiripsi, tesis, disertasi maupun  membuat tugas kuliyah lainnya seperti makalah dibutuhkan teknik-teknik dalam penulisan. Akan tetapi dalam tulisan kali saya memfokuskan cara membuat daftar isi makalah di MS word secara otomatis yang mana akan mendapatkan hasil yang lebih cepat , rapi dan profesional  bila Read more…

pidato pendidikan singkat

Contoh Pidato Pendidikan

Prakata Pidato merupakan  suatu kegiatan yang disampaikan didepan khalayak untuk menyampaikan pesan, maksud dan tujuan tertentu. Pada umumnya pidato dikelompokkan menjadi tiga kategori yaitu, pidato formal, non formal dan semi formal. Pembahasan tentang jenis pidato dilain waktu akan dibuat pembahasan tersendiri. Untuk kali saya memfokuskan pembahasan contoh pidato pendidikan yang Read more…

contoh kata pengantar

Contoh Kata Pengantar

ata Pengantar merupakan satu bagian yang tidak boleh terlewatkan dari sebuah karya ilmiah untuk itu kami akan membagikan contoh kata pengantar makalah, skripisi,  laporan penelitian dan proposal yang disajikan secara singkat dan benar untuk melengkapi karya tulis anda dan sebagainya. Tanpa kata pengantar sebuah karya ilmiah terasa tidak sempurna. Namun, banyak Read more…

lembaga keuangan bukan bank

LKBB

Pengertian Lembaga Keuangan Bukan Bank  Pada prinsipnya lembaga keuangan khususnya di indonesia dikelompokkan menjadi dua yakni lembaga keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank/non bank (LKBB). Dipembahasan terdahulu telah dibahas tentang lembaga keuangan bank, sekarang saya akan membahas tentang lembaga keuangan bukan bank. Menurut keputusan menteri keuangan No. KEP-38/MK/IV/1972,  Lembaga Read more…

DMCA.com Protection Status